Purwokerto, 24 September 2025 Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai Seminar Tematik dengan Mengusung tema “Bahasa Arab dan Peranannya dalam Literasi, Identitas, dan Peradaban Modern Islami,” acara ini sukses menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki minat besar terhadap kajian bahasa Arab. Kegiatan istimewa ini di inisiasi oleh Komunitas Febi Arabic Club Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) diketuai oleh Ghozy Abdurrahman dan berkolaborasi dengan Komunitas Tahta Syajaroh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) yang diketuai oleh Ahmad Lil Anam. Sinergi dua komunitas lintas fakultas ini menjadi bukti semangat bersama dalam mengembangkan literasi dan penguatan identitas melalui bahasa Arab di era modern.

Peserta tidak hanya datang dari lingkungan Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi lain, di antaranya dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan Universitas Nahdhatul Ulama Purwokerto. Kehadiran para akademisi dan praktisi bahasa Arab turut menambah semarak diskusi yang berlangsung hingga akhir acara. Kehormatan acara ini semakin lengkap dengan hadirnya jajaran tamu penting, di antaranya Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Prof. Dr. H. Subur, M.Ag., serta Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof. Dr. H. Chandra Warsito, M. Si. yang keduanya memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan literasi bahasa Arab di era modern. Turut hadir pula Pembina Komunitas Febi Arabic Club, Dr. Kholilurahman dan Pembina Komunitas Tahta Syajaroh, Dr. Ade Ruswatie, S.Pd.I., M.Pd. serta para undangan kehormatan lainnya.

Puncak acara diisi oleh beliau Buya Talqis Nurdianto, Lc., M.A., Ph.D., seorang pakar CEFR (Common European Framework of Reference) dalam pengajaran bahasa Arab yang telah dikenal luas di tingkat nasional dan internasional. Dengan penyampaian materi yang mendalam dan inspiratif, Buya Talqis menegaskan bahwa “Bahasa Arab harus menjadi jembatan yang menghubungkan budaya Islam dari masa lalu dengan peradaban modern,” menekankan pentingnya bahasa Arab sebagai pilar identitas dan literasi umat Islam di era globalisasi. Seminar ini dipandu dengan penuh energi oleh Asyifa Furqon Gaib Insani, mahasiswa aktif semester tiga Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Saizu Purwokerto yang juga merupakan mahasiswa berprestasi UIN Saizu Purwokerto dan mahasiswa yang luar biasa dari yang lain. Keahliannya sebagai moderator menghadirkan suasana dialog yang hangat, interaktif, dan memikat, sehingga seluruh sesi berlangsung hidup dan bermakna. Salah satu peserta seminar tematik mengatakan bahwa “Seminar ini sangat membuka wawasan saya tentang pentingnya bahasa Arab sebagai fondasi literasi dan identitas keislaman di era modern. Buya Talqis Nurdilanto menyampaikan materi dengan sangat inspiratif dan mudah dipahami.Ilmu baru yang saya dapatkan sangat berharga, terutama mengenai peran bahasa Arab dalam memperkuat ilmu keislaman dan membangun peradaban yang relevan dengan zaman globalisasi. Pengalaman mengikuti seminar langsung di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto sangat seru dengan suasana diskusi yang hidup dan interaktif, menambah semangat belajar saya. Seminar ini benar-benar memberi inspirasi baru untuk terus mendalami bahasa Arab demi kemajuan umat dan peradaban Islam. -Ujar Atika nur rafiah.

Dengan terselenggaranya seminar tematik yang digagas bersama Komunitas Febi Arabic Club (FAC) dan Komunitas Tahta Syajaroh (KTS) ini, diharapkan semangat literasi dan penguatan identitas melalui bahasa Arab dapat terus tumbuh, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam membangun peradaban modern yang tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Acara pun ditutup dengan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, peserta, dan narasumber yang telah menyukseskan kegiatan inspiratif ini.
Seminar tematik 2025!!
“Membuka literasi menguatkan jati diri membangun peradaban Islami”
Komunitas Febi Arabic Club!!
“Nahwal afdhol”
Komunitas Tahta Syajaroh!!
“Berbahasa Tak Putus”