Purwokerto, 29 November 2025 Komunitas Tahta Syajaroh raih prestasi sebagai “Komunitas Progresif” dalam kepengurusan komunitas periode 2025–2026 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Komunitas Tahta Syajaroh merupakan salah satu komunitas yang berada di bawah naungan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Komunitas ini lahir dengan ruh pengabdian dan keilmuan pada 18 Desember 2010, kemudian diresmikan secara resmi pada 16 April 2016 dan sejak itu terus menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, serta rumah bertalenta bagi mahasiswa yang mencintai bahasa Arab. Dengan fokus mengasah bakat, minat, dan kompetensi berbahasa Arab, Tahta Syajaroh hadir sebagai wadah yang tidak hanya menumbuhkan kemampuan linguistik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan keberanian para anggotanya. Komunitas ini tumbuh bersama waktu, berkembang bersama generasi baru, dan tetap kokoh dalam menjadi ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang menemukan diri bagi para pecinta bahasa Arab dan mahasiswa yang ingin belajar dari titik nol, bertumbuh langkah demi langkah, hingga mampu mempersembahkan kontribusi terbaiknya bagi prodi dan fakultas.
Setiap kegiatan, setiap pertemuan, setiap langkah kecil yang dilakukan pengurus dan anggota adalah bagian dari perjalanan panjang untuk membentuk ruang belajar yang hidup, berdaya, dan berkesan. Pada periode 2025-2026, tongkat kepemimpinan komunitas diamanahkan kepada Ahmad Lil Anam sebagai Ketua Umum dan Atiq Iffatun Azki sebagai Wakil Ketua Komunitas Tahta Syajaroh, Keduanya merupakan mahasiswa semester 5 dan sosok ini memimpin dengan penuh semangat, kedewasaan, dan visi yang jelas yakni Mewujudkan Komunitas Tahta Syajaroh yang unggul, aktif, berprestasi dan berkolaborasi. Di samping itu, peran penting dan tak tergantikan hadir dari Pembina yang dengan tulus membimbing yakni Ibu Dr. Ade Ruswatie, S.Pd.I., M.P.d. yang senantiasa memberikan arahan, dukungan moral, dan dorongan spiritual bagi setiap langkah komunitas.
Penghargaan Komunitas Progresif 2025–2026 diberikan bukan semata-mata karena banyaknya kegiatan, namun Progresivitas bukan tentang bergerak cepat, tetapi bergerak maju, Tidak tentang memamerkan hasil, tetapi menjaga proses agar selalu hidup. Dan Tahta Syajaroh telah membuktikan itu. Prestasi ini bukan sekedar hasil dari kerja keras, tetapi juga bukti bahwa setiap langkah kecil yang pernah diragukan ternyata mampu menjelma menjadi sesuatu yang membanggakan. Di balik pencapaian ini, ada doa yang dipanjatkan diam-diam, Maka hari ini, ketika prestasi itu akhirnya diraih, kita belajar bahwa usaha yang tulus tidak pernah kembali dengan sia-sia.
Penghargaan ini menjadi saksi bahwa akar yang kuat akan selalu menemukan jalannya untuk tumbuh. Tahta Syajaroh dengan segala kisah, langkah, dan pengabdiannya telah menjelma menjadi komunitas yang tidak hanya bertahan, tetapi berprogres. Semoga komunitas ini, seperti namanya, terus menjadi tahta berdiri di atas syajaroh yakni mengakar dalam nilai, bertumbuh dalam ilmu dan menaungi perjalanan generasi kepengurusan selanjutnya.
Komunitas Tahta Syajaroh!!
Berbahasa Tak Putus Asa
Tahiyyatul ‘Arabiyyah!!
Tahiyyah
TahiyyahTahiyyah